Republik Cek akan membeli radar buatan Israel senilai US$ 125 juta (sekitar Rp 1,75 triliun)

0 87

Republik Cek akan membeli radar buatan Israel senilai US$ 125 juta (sekitar Rp 1,75 triliun). Pengiriman radar tersebut dijadwalkan pada tahun 2021-2023.

Pembelian radar tersebut merupakan bagian dari kesepakatan transaksi sistem pertahanan yang ditandatangani Kementerian Pertahanan (Kemhan) Israel dan Kemhan Republik Cek, di Praha, Kamis (5/12/2019).

Sumber Kemhan Republik Cek mengatakan, radar buatan Israel akan digunakan dalam sistem pertahanan rudal ke Cek. “Radar akan diintegrasikan ke dalam sistem pertahanan udara Cek yang menggunakan peluncur roket Praha sendiri,” kata sumber yang menolak disebut identitasnya.

Dijelaskan, radar itu digunakan untuk pengawasan udara dan pertahanan. Radar akan dapat dioperasikan dengan sistem komando dan kontrol Republik Cek dan NATO.

Menteri Pertahanan Republik Cek, Lubomir Metnar, mengatakan akuisisi radar adalah salah satu “proyek modernisasi utama” untuk angkatan bersenjatanya.

Lubomir Metnar mengatakan kesepakatan itu akan membantu memulai proses untuk mengakhiri ketergantungan Cek pada mesin Rusia yang usang. Pada saat yang sama, Cek memperoleh sistem yang modern dan telah teruji di pertempuran dari mitra strategis jangka panjang.

Sistem “Iron Dome” dikembangkan oleh Rafael Advanced Defense Systems Israel, dengan pendanaan Amerika. Sistem pertahanan ini dirancang untuk mencegat roket dan peluru artileri yang ditembakkan dari jarak empat hingga 70 kilometer.

Angkatan udara Israel telah mengoperasikan sistem pertahanan tersebut sejak 2011, dan menggagalkan ratusan serangan roket dari Gaza dan Suriah.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Chat DJ