Ria Prawiro merilis album instrumental berjudul “Kesatu”

oleh -697 views

Penulis lagu sekaligus produser, Ria Prawiro merilis album instrumental berjudul “Kesatu”, dengan musik digarap Gihon Lahonda dan Juan Mandagie. Album ini berisi tujuh buah lagu yang pernah ditulis dan dirilis Ria sejak tahun 80-an.

Ria menjelaskan dirinya memang berkeinginan untuk membuat album instrumental, yang diangkat dari lagu yang pernah diciptakannya.

“Nah, gayung pun bersambut, karena rancangan tersebut disambut antusias oleh Gihon dan Juan,” ujar Ria dalam keterangan yang diterima, Selasa (12/10/2021).

Menurut Ria, tak menunggu lama, ketiganya langsung saja melakukan workshop di Rumah Kinasih di kawasan Bogor, Jawa Barat. Di tempat inilah Ria, Gihon dan Juan mematangkan lagu dan merekamnya dengan konsep trio.

Kenapa trio? “Karena Mama Iya (sebutan Juan kepada Ria Prawiro), Gihon dan saya memang sudah sehati dan sevisi. Bersama-sama kami me-remake kembali lagu-lagu yang diciptakan Mama Iya, menjadi lagu instrumental yang minimalis,” tutur Juan Mandagie.

Disebutkan walau serius, tetap saja ada pengalaman kocak yang patut diingat. Selama workshop menurut Juan, kesulitan terbesar sekaligus tantangan dalam penggarapan album ini adalah karena lagu yang ingin diaransir ulang, baru diberikan Ria justru di tengah lokasi workshop.

“Terus, kita langsung disuruh bikin aransemen dengan durasi 30 menit. Abis itu take dua jam, preview rough mixing 15 menit. Tetapi yang paling sulit dari pekerjaan kita sepanjang workshop, sebetulnya bukan itu, tetapi keharusan untuk menghabiskan satu ekor gurame goreng,” jelas Juan sambil menyebut jika Ria selalu menyediakan konsumsi prima sepanjang workshop.

Pekerjaan berat, dan lewat konsep yang kilat akhirnya berakhir dengan apik dikarenakan ketiganya memang sudah sehati. Hal tersebut terbukti dengan hadirnya album instrumental yang terdengar lembut, manis, menyenangkan, menenangkan dan terkesan grande tersebut, memuat lagu karya Ria Prawiro yang pernah dipublikasikan.

Siapkan hati dan rasa untuk mendengarkan ketujuh lagu terbaik pilihan Ria Prawiro dari karya-karyanya seperti ‘Kalau’ (1987), ‘Oh Cinta’ (2010), ‘Kekasih Jiwa’ (2010), ‘Kita’ (2017), ‘You’re the One’ (2000), ‘Abdimu’ (2000), ‘Lewati Badai’ (2010).

Ditanya kenapa hanya tujuh lagu dalam album ini? “Alasannya sederhana aja sih, karena saya suka angka itu,” ungkap Ria yang sudah menghadirkan lagu sebanyak 61 judul, 45 di antaranya diciptakan sendiri.

Terhadap pemilihan musiknya yang bukan di jalur mainstream, Ria berujar bahwa sebagai musisi dirinya harus melakukan hal tersebut merupakan wujud dirinya sebagai seniman yang tidak terikat oleh apa pun.

Menurut Ria, yang tidak boleh dilupakan adalah tentang dua lagu yang sangat spesial. Yakni ‘Abdimu’ dan ‘You’re The One’. Keduanya ditulis Ria untuk orangtuanya ketika mereka masih ada.

“Saya tulis lagu cinta untuk mereka sebagai kado ulang tahun. Lagu ‘Abdimu’ untuk bapak, sementara ‘You’re The One’ untuk ibu. Lagu itu sempat dinyanyikan Vina Panduwinata,” ujar putri mendiang Radius Prawiro dan Leoni Supit ini.

“Dari awal merancang pembuatan album ini, saya sudah memilih dua lagu spesial tersebut untuk dimunculkan,” tutup Ria.

No More Posts Available.

No more pages to load.