Rizki Fadli (vokal) dan Nanda Monanda (kibor), merilis single kedua

oleh -321 views

Ashkan, duo pendatang baru yang dibentuk oleh Rizki Fadli (vokal) dan Nanda Monanda (kibor), merilis single kedua bertajuk Dreamy Eyes di seluruh platform musik digital. Single ini merupakan sebuah dialog mendalam yang disampaikan kepada semesta, mengenai kekuatan cinta tanpa syarat yang sering diharapkan individu.

Ashkan mengemas Dreamy Eyes dengan melodi meditatif dan rangkaian bunyi yang menenangkan. Tidak hanya itu, lagu yang berdurasi empat menit ini juga memiliki unsur bunyi-bunyian tradisional Indonesia. Lantunan bunyi-bunyian tradisional ini hadir bukan tanpa alasan, karena Ashkan menganggap elemen tersebut sebagai representasi akar mereka.

Fadli mengungkapkan bahwa penulisan lagu ini terinspirasi oleh bentuk harapan serta manifestasi seseorang akan pentingnya cinta terhadap diri sendiri (self-love). Berkaca pada pengalaman orang-orang di sekitar mereka, Ashkan ingin mengingatkan pendengarnya tentang pentingnya menanamkan self-love sebagai bentuk tertinggi dari proses mencintai.

“Kami percaya bahwa dengan mengusahakan self-love, setiap individu bisa menghadirkan kedamaian di dalam jiwa, raga, dan hati mereka,” ucap Fadli dalam keterangannya, Senin (31/5/2021).

Nanda mengatakan self-love sering kali luput dari fokus individu mengenai pencarian cinta, padahal unsur ini sudah senantiasa utuh hadir di dalam setiap diri kita.

Dreamy Eyes dirilis menyusul single perdana Ashkan, Onion Mind O’ Mine, yang telah lebih dahulu diluncurkan pada bulan Agustus 2020.

Bagi Fadli dan Nanda, musik menjadi medium untuk mengekspresikan diri dan perasaan terdalam mereka, di mana mereka berusaha menciptakan musik yang menyembuhkan, jujur, dan penuh dengan tujuan.

Dengan keyakinan bahwa musik lebih dari sekadar progresi chord yang harmonis, duo Ashkan berusaha menciptakan musik yang jujur, yang merepresentasikan niatan tulus mereka untuk berekspresi, merangkul pihak lain, serta menyembuhkan diri mereka dari berbagai luka batin yang pernah mereka rasakan.

“Kami berharap para pendengar dapat kembali melihat ke dalam diri mereka dan menemukan cinta tanpa syarat yang mungkin selama ini terpendam,” ujar Nanda.

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.