Ronald Kamijaya mengatakan, perkembangan teknologi IOT menjadi jawaban tepat disaat keterbatasan bertatap muka dan berpromosi

oleh -1.249 views

Walaupun pandemi Covid-19 belum berakhir, jiwa optimistis harus terus dipupuk. Pasalnya, peluang mendapatkan cuan masih terbuka lebar, dengan memanfaatkan kreativitas dan teknologi terkini. Pembatasan berkegiatan bagi masyarakat dapat disiasati dengan memanfaatkan teknologi IOT (internet of things).

CEO Counter Kami Virtual Venus, Ronald Kamijaya mengatakan, perkembangan teknologi IOT menjadi jawaban tepat disaat keterbatasan bertatap muka dan berpromosi.

“Kami terus mencoba berinovasi dengan memanfaatkan teknologi informasi terkini guna menciptakan kinerja dan kreativitas tanpa batas, meski kondisi ekonomi nasional masih belum bangkit selama pandemi Covid-19. Kami yakin semangat dan keinginan untuk terus berkegiatan membantu masyarakat bangkit dari keterpurukan,” ujar Ronad Kamijaya, dalam keterangannya, Sabtu (24/4/2021).

Ronald menjelaskan, memanfaatkan kecanggihan teknologi IOT, Indonesia Virtual Fair 2021 atau Indo V-Fair 2021, akan digelar 16 April–15 Juni 2021, sebagai sebuah perhelatan akbar yang memadukan belanja, jalan-jalan dan hiburan di dalam dunia virtual.

“Kami berharap Indo V-Fair 2021 menjadi penggerak perekonomian Indonesia untuk pengusaha besar dan pelaku UMKM,” jelasnya.

Ronald menambahkan, mengusung tema experiencing is believing, pameran virtual akan tetap bisa menghadirkan atmosfer pekan raya pertama dalam bentuk virtual, yang dapat diakses melalui gadget dengan feel yang tidak jauh berbeda seperti sebelum pandemi.

“Semangat beradaptasi sesuai dengan kebutuhan saat ini, kami yakin konsep virtual event dapat menjaga kelangsungan hidup penggiat event di Indonesia,” tegasnya.

Menurut Ronald, Indonesia Virtual-Fair 2021 menyediakan lebih dari 1.000 slot untuk para tenant berpartisipasi, sebagai sebuah terobosan pertama di Indonesia dengan mengadopsi fitur FPV (First Person View), untuk mengoptimalkan pengalaman menjelajah dunia virtual yang bisa di akses melalui aplikasi di perangkat gadget.

“Indo V-fair sendiri memiliki total luas lahan 25 hektare, dan dibagi menjadi beberapa area dan klaster. Setiap klaster terdiri dari beberapa booth template dengan desain kekinian, yang juga bisa di-custom sesuai dengan karateristik masing-masing tenant,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.