Rusia sangat yakin dengan vaksin Covid-19 sehingga akan memikul sejumlah tanggung jawab hukum jika terjadi kesalahan

oleh -596 views

Rusia sangat yakin dengan vaksin Covid-19 sehingga akan memikul sejumlah tanggung jawab hukum jika terjadi kesalahan. Rusia tidak ingin meminta pembeli untuk mengambil risiko penuh.

Seperti dilaporkan Reuters, Selasa (22/9), keputusan tersebut membuat pengembang vaksin yang didukung pemerintah terbuka untuk klaim kompensasi yang berpotensi mahal jika ada efek samping yang tidak terduga.

Pertanggungan risiko adalah sesuatu yang banyak pembuat vaksin berusaha hindari, dengan meminta ganti rugi penuh yakni perlindungan lengkap dari klaim tanggung jawab, dari negara tempat mereka menjual.

Pendekatan produsen vaksin berbeda dari banyak tempat di dunia. Di Amerika Serikat, misalnya, tanggung jawab untuk vaksin Covid-19 telah dialihkan sepenuhnya kepada pemerintah AS. Hal ini melindungi para pengembang karena inokulasi yang meluas terhadap penyakit dianggap bermanfaat bagi masyarakat.

Pada Rabu (23/9), Presiden Vladimir Putin menawarkan vaksin Covid-19 bernama Sputnik V, produksi Rusia kepada para staf Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di seluruh dunia secara gratis. Hal itu disampaikan Putin saat Sidang Majelis Umum ke-75.

“Rusia siap menawarkan kepada pekerja bantuan PBB yang memerlukan dan memenuhi syarat, dan khususnya kami mengusulkan untuk memasok vaksin kami secara gratis kepada karyawan organisasi dan anak perusahaannya yang menjadi sukarelawan untuk vaksinasi,” kata Putin.

Dengan perlombaan vaksin global yang memanas, dan puluhan bakal yang diuji pada manusia, pendukung tembakan ‘Sputnik-V’ Rusia melihat tanggung jawab sebagai medan pertempuran utama karena mereka bertujuan untuk merebut pangsa pasar.

728×90 Leaderbord

“Rusia sangat yakin dengan vaksinnya sehingga belum meminta ganti rugi penuh dan ini adalah faktor pembeda utama versus vaksin Barat mana pun. Mereka semua meminta ganti rugi penuh atas risiko hukum,” kata Kirill Dmitriev, kepala Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF), dana kekayaan kedaulatan negara yang mendukung vaksin.