Salah satu judul yang dipastikan akan diputar di bioskop seluruh Indonesia pada 18 November 2021 adalah Losmen Bu Broto

oleh -786 views

Industri perfilman tanah air sedikit demi sedikit mulai menggeliat pasca diterpa badai pandemi. Satu per satu, film-film domestik pun mulai diputar di bioskop. Salah satu judul yang dipastikan akan diputar di bioskop seluruh Indonesia pada 18 November 2021 adalah Losmen Bu Broto.

Hal itu ditandai dengan perilisan trailer film tersebut. Pada Senin (18/10/2021), Paragon Pictures berkolaborasi dengan Ideosource Entertainment, Ideoworks.id dan Fourcolours Films akhirnya resmi merilis trailer film Losmen Bu Broto.

Trailer film Losmen Bu Broto yang memiliki durasi dua menit lebih itu dibuka dengan suasana hangat dan rasa kekeluargaan yang hadir di Losmen yang dikelola oleh Bu Broto, Pak Broto, dan ketiga anaknya yaitu Pur, Sri, dan Tarjo.

Namun, sebuah masalah besar menimbulkan perpecahan, memperbesar bibit konflik yang sudah lama tertanam antara Bu Broto, Pur, dan Sri. Dengan Pak Broto terhimpit di tengah dan Tarjo yang harus menghadapi masalahnya sendiri, mampukah keluarga ini kembali bersatu? Ataukah Losmen Bu Broto akan selamanya kehilangan kehangatan khas nya?

“Lewat film Losmen Bu Broto, selain nostalgia, kita menampilkan konflik keluarga di masa sekarang dengan peran wanita yang kuat dan dilema yang dihadapinya. Para wanita di film ini, Bu Broto, Mbak Pur dan Jeng Sri menjadi topik sentral, hal ini tentunya menjadi sangat relevan dengan yang terjadi di masyarakat Indonesia,” ujar Andi Boediman, selaku Produser Losmen Bu Broto.

“Keseluruhan film diambil di Jogjakarta dan sekitarnya, destinasi wisata yang kaya dengan budaya Jawa. Kami memadukan berbagai unsur seperti lokasi, busana, karya seni, musik dan kuliner untuk mewujudkan Losmen Bu Broto” imbuhnya.

Namun, sebuah masalah besar menimbulkan perpecahan, memperbesar bibit konflik yang sudah lama tertanam antara Bu Broto, Pur, dan Sri. Dengan Pak Broto terhimpit di tengah dan Tarjo yang harus menghadapi masalahnya sendiri, mampukah keluarga ini kembali bersatu? Ataukah Losmen Bu Broto akan selamanya kehilangan kehangatan khas nya?

“Lewat film Losmen Bu Broto, selain nostalgia, kita menampilkan konflik keluarga di masa sekarang dengan peran wanita yang kuat dan dilema yang dihadapinya. Para wanita di film ini, Bu Broto, Mbak Pur dan Jeng Sri menjadi topik sentral, hal ini tentunya menjadi sangat relevan dengan yang terjadi di masyarakat Indonesia,” ujar Andi Boediman, selaku Produser Losmen Bu Broto.

“Keseluruhan film diambil di Jogjakarta dan sekitarnya, destinasi wisata yang kaya dengan budaya Jawa. Kami memadukan berbagai unsur seperti lokasi, busana, karya seni, musik dan kuliner untuk mewujudkan Losmen Bu Broto” imbuhnya.

Menanggapi konflik antara Bu Broto dan Jeng Sri, Maudy Koesnaedi mengungkapkan, bagaimana karakter Bu Broto yang diperankannya. Menurutnya, Bu Broto adalah sosok yang sangat kuat dan memiliki kemandirian dalam menjalani hidupnya.

“Bu Broto memiliki karakter yang kuat dan mandiri karena berperan untuk memimpin Losmen dengan idealisme dan standar nilai keluarga Jawa.” ujar Maudy Koesnaedi.

Ini berbeda dengan sosok pak Broto, “Pak Broto adalah seorang yang memiliki pribadi yang hangat dan ramah, dan selalu menjadi teman bicara para tamu Losmen,” demikian ungkap Mathias Muchus.

Jika Jeng Sri dikenal dengan pola pikir yang modern, karakter Jeng Pur justru berbanding terbalik. Hal ini dijelaskan oleh Putri Marino yang memerankan sosok Mbak Pur, sebagai kakak tertua yang ternyata memiliki sisi traumatik.

“Mbak Pur tumbuh sebagai kakak tertua punya tanggung jawab terhadap dapur Losmen Bu Broto, namun trauma masa lalu membuatnya menjadi pribadi yang tertutup,” jelas Putri Marino.

Dikenal sebagai sosok yang terbuka dan suka bergaul, Baskara Mahendra mengaku ada kesamaan dirinya dengan Tarjo. “Tarjo adalah anak paling kecil dari keluarga Broto, namun kegiatannya malah membuat ia kurang motivasi untuk menyelesaikan kuliahnya,” sambungnya.

Selain menampilkan konflik yang terjadi di Losmen Bu Broto, trailer itu menghadirkan bocoran original soundtrack yang merupakan hasil kolaborasi Maudy Ayunda dan Danilla Riyadi.

No More Posts Available.

No more pages to load.