Satuan Polisi (satpol) Pamong Praja (PP) akan memperketat pengawasan hotel di Kota Tangerang

oleh -260 views

Satuan Polisi (satpol) Pamong Praja (PP) akan memperketat pengawasan hotel di Kota Tangerang, Banten. Hal ini menyusul penggerebekan terkait prostitusi di hotel Alona yang berada di kawasan Kreo, Larangan, Kota Tangerang. Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah menyatakan hotel milik artis Cynthiara Alona, secara bangunan peruntukannya sebagai rumah.

Arief sangat menyesalkan kejadian penggerebekan.

“Atas peristiwa ini, saya minta Satpol PP dan pihak-pihak terkait termasuk pihak kepolisian untuk lebih memperketat pengawasan terhadap hotel-hotel di Kota Tangerang agar tidak dijadikan sarang prostitusi. Kalau memang terbukti dan masuk unsur pidananya, maka kita enggak segan akan cabut izinnya,” kata Arief kepada wartawan, Jumat (19/3/2021).

Untuk bisa menekan angka prostitusi di Kota Tangerang, Arief menegaskan, pihaknya akan mengintensifkan lagi operasi penyakit masyarakat yang menyasar berbagai hotel. Demikian halnya apartemen yang kerap dijadikan lokasi transaksi prostitusi terselubung.

“Saya juga minta Satpol PP, pihak kecamatan dan pihak RT/RW yang ada dilingkungan untuk sama-sama mengawasi keberadaan hotel atau apartemen yang kerap dijadikan lokasi prostitusi. Kita akan intensifkan operasi-operasi penyakit masyarakat dan operasi yustisi untuk menekan angka kejahatan prostitusi itu,” ucap Arief.

Arief juga meminta pengusaha hotel dan pemilik apartemen untuk melakukan pengawasan ketat, terhadap tamu yang menginap agar kejadian serupa tidak terulang.

“Saya juga mengimbau kepada pemilik apartemen dan pengusaha hotel di Kota Tangerang untuk selektif menyewakan unitnya kepada tamu,” kata Arief.

728×90 Leaderbord

“Syarat penyertaan identitas seperti KTP atau bukti diri lainnya sebagai bukti menginap juga harus diwajibkan kepada tamu, jangan cuma cari keuntungan semata. Karena tugas ini bukan hanya tugas pemerintah tapi semua unsur masyarakat dan pengusaha. Kalau memang nanti tidak sesuai SOP maka kita akan cabut izinnya,” imbuh Arief.

Sebelumnya, penggerebekan di hotel Alona dilakukan berdasarkan laporan masyarakat yang mencurigai terjadi praktik prostitusi. Berdasarkan keterangan polisi, 30 pasangan yang terjaring saat itu sebagian besar bukan pasangan suami dan istri.

Polisi berhasil mengamankan 1 orang tersangka yang ketika di cek urine positif narkoba. Tak hanya itu, polisi juga kini telah menetapkan artis Cynthiara Alona sebagai pemilik hotel. Alona ditengarai mengetahui transaksi prostitusi.