Sebuah video amatir menampilkan sorakan pendukung Chelsea ketika klub asuhan Frank Lampard itu bertandang ke kandang Manchester United, Old Trafford

Olahraga519 Dilihat

Sebuah video amatir menampilkan sorakan pendukung Chelsea ketika klub asuhan Frank Lampard itu bertandang ke kandang Manchester United, Old Trafford, Jumat (26/5/2023) dini hari WIB.

Sorakan berbau ejekan tersebut bisa dilihat sebagai gambaran persaingan antara Manchester City, Manchester United atau MU, dan Chelsea.

This city is blue, is this Etihad….”  sorakan itu bukan keluar dari mulut pendukung Manchester City melainkan dari fan Chelsea sebelum gawang tim kesayangan mereka kebobolan 4 gol.

Rekaman video tersebut tampak diambil dari bangku penonton. Sorakan bergema mengiringi tendangan bebas Christian Eriksen dari sisi kanan pertahanan Chelsea menit ke-6.

Bola melaju ke depan gawang Kepa Arrizabalaga kemudian ditanduk Casemiro, dan gol! Tuan rumah memimpin 1-0. Seketika sorakan tadi hilang. Sebagai gantinya Old Trafford riuh oleh sukacita suporter MU.

Ejekan pendukung Chelsea kepada tim tuan rumah MU, “This city is blue, is this Etihad” tersuarakan karena Manchester City sudah dipastikan menjadi juara Liga Inggris musim ini. Erling Haaland dan kawan-kawan begitu perkasa sehingga sudah tak terkejar lagi oleh saingan terdekat mereka, Arsenal, ketika laga masih terisa tiga.

Bukan hanya itu, musim ini menjadikan City mencatat hat-trick juara Liga Inggris. Man City kini sudah memenangi Liga Inggris sebanyak 9 kali dan 6 kali sebagai runner up.

Dengan demikian, dominasi tim yang kini diasuh Pep Guardiola ini tak diragukan lagi di English Premier League alias Liga Inggris.

Kota Manchester yang di era 90-an identik dengan warna merah sesuai kostum Manchester United atau The Red Devils, kini berubah menjadi blue alias biru, seragam Man City.

Itulah yang disuarakan fan Chelsea di Old Trafford, bahwa kota Manchester kini milik City. This city is blue.

Bukan hanya menyebut bahwa kota ini menjadi biru, melainkan juga mengolok-olok dengan mempertanyakan seolah stadion Old Trafford adalah Etihad, markas City.

<em>Red and Blue</em>, Kisah Chelsea, MU, dan Man City Musim Ini

Pemain dan staf Manchester City termasuk Pep Guardiola merayakan gelar juara Liga Inggris setelah menang 1-0 melawan Chelsea di Stadion Etihad, Minggu, 21 Mei 2023 malam WIB.

Bahwa kemudian Chelsea dicukur 4-1 oleh Bruno Fernandes dan kawan-kawan pada laga itu, fan Chelsea tentu tidak akan menyurutkan semangat mengusung warna biru. Pasalnya, bukan kebetulan tim mereka berjuluk The Blues alias Si Biru.

Chant atau nyanyian suporter Chelsea adalah “keep the blue flag flying high”. Jersey kebanggaan klub yang pernah dimiliki taipan Rusia Roman Abramovich ini adalah biru.

Meski Manchester City juga berseragam biru, namun klub ini lebih dikenal dengan sebutan The Citizens. Apabila ada unsur yang berkaitan dengan seragam mereka, maka sebutan yang lebih tepat adalah The Sky Blues karena biru Man City berbeda dengan Chelsea.

Perbedaan kedua “tim biru” tersebut di musim ini juga bagaikan bumi dan langit. Man City sudah dinobatkan menjadi juara Liga Inggris ketika masih memiliki sisa tiga pertandingan.

Sebaliknya, Chelsea dengan sejumlah bintang mahal justru terdampar di urutan ke 12 hingga pekan ke-37 atau ketika musim ini tinggal tersisa satu pertandingan.

<em>Red and Blue</em>, Kisah Chelsea, MU, dan Man City Musim Ini

Casemiro (kanan), merayakan gol bersama Jadon Sancho saat MU mengalahkan Chelsea 4-1.

Pada laga terakhir nanti, tim yang bermarkas di Stamford Bridge London itu pada Minggu (28/5/2023) bakal menjamu Newcastle United. Jika mereka kalah sementara pada pertandingan lain Wolverhampton berhasil mengalahkan Arsenal, maka Chelsea bakal turun peringkat ke urutan 13.

Bagaimana dengan MU yang mempermalukan Chelsea 4-1? Klub milik keluarga Glazer yang tak kunjung laku dijual ini lebih beruntung ketimbang Chelsea.

Hampir sama dengan Chelsea, MU memiliki banyak pemain mahal. Dibandingkan dengan Newcastle yang ada di empat besar klasemen akhir, atau Brighton yang musim ini mampu masuk Liga Europa, gaji dan nilai transfer para pemain MU jauh lebih mahal. Namun MU hanya mampu berada di urutan ketiga hingga pekan ini.

Bila MU hanya mampu seri melawan Fulham dan Newcastle mampu mempecundangi Chelsea di laga terakhir maka tim asuhan Erick ten Hag itu harus puas berada di bawah Newcastle atau urutan empat klasemen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *