Sejumlah pembalap utama MotoGP mengungkapkan keinginan mereka untuk mengubah jadwal penyelenggaraan Grand Prix

oleh -400 views

Sejumlah pembalap utama MotoGP mengungkapkan keinginan mereka untuk mengubah jadwal penyelenggaraan Grand Prix (GP) Prancis di Sirkuit Le Mans. Tujuannya, untuk menghindari balapa berubah menjadi “mimpi buruk” karena faktor cuaca.

Pekan ini, balapan GP Prancis berlangsung dalam kondisi lintasan basah dan licin karena hujan, suhu udara dingin dan lembab. Tercatat, sepanjangan sesi latihan pada Jumat (14/5/2021) hingga Sabtu (15/5/2021) kemarin, terjadi 77 insiden pembalap tergelincir di lintasan.

Bupati Pesawaran

Pemimpin klasemen MotoGP dari tim Yamaha Fabio Quartararo menyatakan, ban yang dipergunakan di sesi pemanasan merupakan sebuah bencana. Hal ini juga disetujui pembalap lainnya.

Pada Minggu (16/5/2021), sesi pemanasan sempat ditunda selama 40 menit karena menurunnya suhu udara. Kini para pembalap menyerukan, dibuatnya jadwal yang baru menggantikan seri balapan Prancis selama ini.

Pembalap Aprilia, Aleix Espargaro merupakan salah satu pembalap yang marah dengan situasi ini. “Seharusnya kami tak datang ke Le Mans. Kita lihat ada 65 hingga 70 insiden pembalap tergelincir. Bahkan ada pembalap Moto2 (Yari Montella) yang harus menjalani operasi. Kondisi ban tak bekerja, kami tak bisa datang membalap di saat lintasan suhunya 12 derajat”.

“Saya tak tahu apakan ada orang yang menganggap lucu jika pembalap mengalami insiden. Ini bukan karena kami idiot”.

“Bukan karena membalap di lintasan basah. Buat saya itu tak masalah. Tetapi dalam kondisi 12 derajat? Mengapa kita tak balapan di kondisi yang normal”.

Pembalap lainnya Maverick Vinales (Yamaha) meyakini, pergantian tanggal kalender balapan Prancis akan membuat lomba menjadi lebih baik.

“Saya berharap mereka bisa mengganti jadwal balapan di Le Mans. Karena lintasannya sangat bagus, namun suhu udara yang dingin telah membuat lintasan bagaikan mimpi buruk”.

“Kami menjalani pemanasan dengan suhu tujuh hingga delapan derajat. Ini sulit, dan sangat berbahaya”.

No More Posts Available.

No more pages to load.