Seorang pengemudi mobil Tesla Model 3 nyaris tewas menabrak kereta api karena terlalu mengandalkan teknologi otonom

Seorang pengemudi mobil Tesla Model 3 nyaris tewas menabrak kereta api karena terlalu mengandalkan teknologi otonom

TEKNOLOGI50 Dilihat

Seorang pengemudi mobil Tesla Model 3 nyaris tewas menabrak kereta api karena terlalu mengandalkan teknologi otonom. Pengemudi selamat karena di detik-detik akhir hendak tertabrak, ia langsung mengambih kemudi mobil.

Dilaporkan Carscoops, Rabuu (22/5/2024), peristiwa nahas itu terekam oleh kamera mobil yang digunakan oleh pengemudi. Dalam video itu terlihat Tesla Model 3 berjalan dengan teknologi otonom khas Tesla, full self driving (FSD).

Parahnya mobil tetap melaju ketika hendak melewati persimpangan kereta. Bahkan sama sekali tidak mengurangi kecepatan ketika mendekati kereta yang tengah melintas.

Di detik-detik akhir hendak tertabrak, pengemudi langsung mengambil setir mobil dan langsung membuang mobil ke arah kanan agar tidak menabrak kereta.

Berhasil selamat, mobil yang dikemudikan itu justru rusak karena menabrak tiang listrik yang ada di sisi jalan. Hanya saja pengemudi mobil merasa bersyukur karena terhindar dari kecelakaan fatal.

“Pengemudi melaporkan sudah dua kali FSD gagal dalam mendeteksi potensi terjadinya tabrakan,” sebut Carscoops.

Rekaman video itu juga telah beredar di forum-forum konsumen Tesla. Hanya saja banyak pemilik mobil Tesla mengkritisi pengemudi mobil tersebut.

Pasalnya saat peristiwa itu terjadi kondisi jalan sangat tidak ideal untuk mengandalkan teknologi FSD. Kondisi jalan waktu itu berkabut dengan jarak pandang terbatas.

Situasi itu menurut mereka tidak memungkinkan FSD berfungsi dengan baik. Sama seperti mata manusia yang perlu bekerja ekstra saat kondisi jalan gelap dan berkabut.

Dikritisi, pengemudi itu masih membela diri. Ia mengatakan bukan sekali itu saja FSD tidak berfungsi dengan baik. Sebelumnya dia juga nyaris mengalami kecelakaan karena terlalu mengandalkan FSD.

Berbeda dengan peristiwa terbaru, saat itu kondisi jalan menurutnya masih sangat ideal. Dari situ ia merasa khawatir akan keberadaan FSD di mobil kesayangannya.

“Setelah menggunakan sistem FSD selama beberapa waktu, Anda cenderung memercayai sistem tersebut bekerja dengan benar. Teknologi ini biasanya berfungsi sesuai harapan, sehingga insiden seperti ini sangat mengkhawatirkan,”  bantahnya.

Saat ini Tesla belum merespons mengenai kecelakaan itu. Hanya saja memang banyak catatan mengenai penggunaan FSD di mobil-mobil Tesla yang berujung pada kecelakaan. Hanya saja jumlahnya memang masih sangat kecil.