seorang perempuan melakukan senam aerobik di alun-alun Naypyitaw, ibu kota Myanmar, tanpa menyadari di belakangnya melintas konvoi mobil tentara

oleh -1.375 views

Bermula dari unggahan video di media sosial di mana seorang perempuan melakukan senam aerobik di alun-alun Naypyitaw, ibu kota Myanmar, tanpa menyadari di belakangnya melintas konvoi mobil tentara pada Minggu (31/1/2021), hari ketika militer melakukan kudeta terhadap pemerintahan sipil di sana.

Tanpa sedikit pun terganggu perhatiannya, perempuan itu terus menggoyang pinggulnya diiiringi musik remix, sementara di latar belakang ada adegan lebih serius ketika iring-iringan mobil militer masuk melewati barikade jalan.

“Seorang perempuan sedang memberikan pelajaran aerobik di Myanmar pagi ini, tampaknya tidak sadar ada kudeta yang sedang berlangsung. Mobil-mobil militer tiba di belakangnya untuk menguasai gedung parlemen,” tulis pemilik akun Twitter Jake Hanrahan.

Adegan yang unik itu sudah viral di media sosial, dan lebih viral lagi di Indonesia setelah diketahui lagu pengiring aerobik itu adalah Ampun Bang Jago, ciptaan dua anak muda asal Sulawesi Utara.

Lagu itu dirilis di media sosial oleh Jonathan Dorongpangalo, rapper kelahiran Manado dengan nama panggung Tian Storm, dan Everly Salikara asal Bitung.

728×90 Leaderbord

Redaksi mencoba menelusuri akun Facebook perempuan Myanmar tersebut dan menemukan video dimaksud, benar dengan iringan lagu Ampun Bang Jago.

Menurut profilnya, dia bernama Khing Hnin Way, profesi guru olahraga dan sedang mengejar gelar master Administrasi Publik di Meiktila University of Economics. Akun Facebook dia memiliki lebih dari 31.400 pengikut.

Satu hal sudah bisa dipastikan, bahwa lagu Ampun Bang Jago memang dia gunakan untuk mengiringi senam di video tersebut, bukan hasil editan orang lain.

Ketika berita ini dibuat, video dia di Facebook mendapat 390 komentar termasuk oleh akun-akun asal Indonesia dan dibagikan 1.300 kali.

Namun, apakah benar adegan iring-iringan mobil militer itu memang menggambarkan peristiwa pengambilalihan gedung parlemen oleh tentara?

Jake Hanrahan yang menulis cuitan itu adalah pengguna Twitter resmi dengan nama aslinya dilihat dari tanda centang Twitter. Ia berasal dari Midlands, Inggris, berprofesi sebagai jurnalis dan pembuat film yang fokus pada perang dan konflik.

Terlepas dari itu, berbagai komentar menarik bermunculan.

Salah satunya: “Ampun Bang Jago jadi lagu resmi kudeta Myanmar”.