Sertifikasi Pra Nikah 2020, Erat Kaitan dengan Sensus Serentak Penduduk 2020?

0 83

Dnewsradio.com, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan Sensus Penduduk 2020 akan berbasis data dari Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

“Total petugas 390.000 petugas di seluruh Indonesia kita harapkan partisipasi masyarakat mengisi online besar,” pungkas Suhariyanto, di Hotel Harris Vertu Harmoni, Selasa (26/11/2019).

Badan Pusat Statistik menggelontorkan anggaran Rp4 triliun untuk menyelenggarakan Sensus Penduduk 2020.

Kabar tersebut membuat sebagian wilayah di Indonesia terus mengalami lonjakan signifikan dalam hal pernikahan, seperti halnya di Kantor Perwakilan Kementerian Agama Provinsi Aceh, mencatat angka pencatatan nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan seluruh Provinsi Aceh mengalami peningkatan drastis, sejak dari 2015 hingga Oktober 2019. ” Sertifikasi pra nikah ini erat kaitannya dengan sensus 2020? ” kata Ichsan.

Pegiat (SEA Studies) Universitas Indonesia, Moch Ichsan, mengatakan bahwa hal tersebut turut menumbuhkan kesadaran Milenial untuk  mempercepat pernikahan.

” Maka nantinya pertumbuhan penduduk Indonesia akan terus bertambah. Berbagai informasi pencatatan KUA Di Seluruh Indonesia sebelum Sensus 2020 terus bertambah kesadaran milenial untuk menikah bisa dikatakan karena faktor sensus penduduk 2020  ” kata Ichsan.

” kita berharap pendidikan (Sertifikasi) Pra Nikah juga menumbuhkan kesadaran Administratif yang rapi. Kita harapkan masyarakat yang muda2 ini (Tidak lagi Kumpul Kebo, atau Nikah Siri tanpa tercatat oleh Negara), jika sudah melaksanakan pendidikan (sertifikasi) pra nikah maka “Buat” terus Sebelum di data ” tutup Ichsan, Mahasiswa Pasca SEA Studies tersebut.

Dilansir dari beberapa media lokal, Pada tahun 2015 masyarakat yang melakukan pencatatan nikah di KUA di Aceh mencapai 40.437 pernikahan, dengan rincian 8.804 peristiwa dilakukan di luar kantor dan nikah di kantor sebanyak 31.633 peristiwa.

Pada tahun 2016 angka pencatatan peristiwa nikah di Aceh naik menjadi 42.325 peristiwa dengan rincian 10.405 dilakukan di luar kantor dan 31.920 peristiwa dilakukan di kantor.

Di tahun 2017 juga mengalami peningkatan secara jumlah pernikahan sebanyak 44.769 peristiwa dengan rincian 11.970 peristiwa dilakukan di luar kantor dan 32.799 dilakukan di kantor.

Pada tahun 2018 jumlah pernikahan di Aceh sebanyak 45.257 peristiwa, dengan rincian 13.332 nikah di luar kantor dan 31.925 pernikahan dilakukan di KUA.

Sensus Penduduk 2020 secara online (dalam jaringan). Masyarakat nantinya dapat memberikan informasi data kependudukan pada bulan Februari-Maret 2020 melalui laman sensus.bps.go.id. (*/mi)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Chat DJ