Sesuai dengan prediksi, pembalap Alvin Bahar yang meraih superpole saat kualifikasi, akhirnya kembali meraih gelar juara di kelas Kejurnas ITCR Max 1600, di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat

oleh -779 views

Sesuai dengan prediksi, pembalap Alvin Bahar yang meraih superpole saat kualifikasi, akhirnya kembali meraih gelar juara di kelas Kejurnas ITCR Max 1600, di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat, akhir pekan kemarin.

Gelaran Indonesian Sentul Series of Motorsport (ISSOM) putaran 4 yang dimainkan tanpa penonton sebagai syarat prokes ketat yang diwajibkan kepada setiap penyelenggara event, terlihat sudah cukup mumpuni.

Alvin sebagai pembalap senior Honda Racing Indonesia mengaku senang melihat prokes yang dijalankan sangat baik saat penyelenggaraan ISSOM. Apalagi semua pembalap, mekanik, dan semua petugas lapangan juga wajib melakukan test antigen sebelum memasuki arena sirkuit.

Dengan prokes ketat itu, tentunya semua pembalap juga menjadi lebih tenang dalam menjalani lomba. Hal tu yang benar-benar dirasakan Alvin sejak mengikuti latihan, kualifikasi, hingga lomba di akhir pekan kemarin.

Alhasil, dengan ketenangan dan rasa nyaman, plus dukungan mobil Honda Jazz yang sempurna, Alvin dan sesama pembalap Honda Racing Indonesia, Avila Bahar sama-sama meraih superpole saat kualifikasi.

Alvin di Kelas ITCR Max dan putranya Avila di Kelas ITCR 1500. Alhasil raihan apik diraih ketiga pembalap Honda Racing Indonesia. Alvin meraih gelar juara di kelas ITCR 1600 Max, Avila juara di kelasnya dan pembalap cantik Canya Prasetyo finis di posisi kedua kelas Honda Brio Speed Challenge 2021.

Kemenangan Alvin memang sempat di protes pihak lawan dimana dua pembalap mereka, Haridarma Manoppo dan Demas Agil finis di posisi kedua dan ketiga.

Sayang, protes mereka ditolak lantaran tak memiliki bukti yang kuat untuk menggugurkan kemenangan Alvin.

Terpenting tetap bisa menjaga poin terbaik dan ada di posisi puncak klasemen. Kemenangan ini untuk menebus seri tiga lalu dimana saya hanya finis di posisi kedua. Di seri pertama dan kedua tetap finis pertama. Memang kami kan pake mesin spek baru tahun ini jadi kita belum tahu siklus durasi mesin ini performa maksimalnya ada di berapa kali balap. Ternyata mesin itu melewati masa maksimalnya di seri ketiga sebelumnya. Dan setelah di refresh, Analisa kita terbukti sehingga bisa kembali ke performa puncak dan menjuarai seri keempat ini,” jelas Alvin kepada media, Senin (18/10/2021).

Alvin yang sudah menuai prestasi delapan kali juara nasional ini pun makin optimistis untuk seri berikut. Sisa dua seri balapan ISSOM akan digelar pada November dan Desember mendatang.

No More Posts Available.

No more pages to load.