Setelah 10 tahun novel Negeri 5 Menara diterbitkan, tulisan inspiratif dari novelis Ahmad Fuadi kembali dialihwahanakan menjadi karya baru

oleh -132 views

DNEWSRADIO.COM – Setelah 10 tahun novel Negeri 5 Menara diterbitkan, tulisan inspiratif dari novelis Ahmad Fuadi kembali dialihwahanakan menjadi karya baru. Setelah dijadikan karya film yang telah tayang pada 2012, kini novel tersebut hadir menjadi sebuah serial Ramadan, yang digarap oleh Reka Wijaya.

Reka Wijaya menyampaikan, mulanya serial ini lahir karena kebutuhan membuat serial hiburan untuk mengisi waktu Ramadan, yang berisikan nilai-nilai inspiratif untuk kalangan milenial. Setelah didiskusikan, dengan pihak rumah produksi E-Motion, rupanya nilai-nilai yang ingin diciptakan sesuai dengan karya Negeri 5 Menara.

“Kami tidak ingin membuat serial Ramadan yang telalu mainstream. Karya A Fuadi ini memiliki benang merah dengan situasi saat ini, di mana milenial sedang mencari spirit untuk mengejar mimpi di dunia yang semakin canggih ini,” jelas Reka, saat jumpa pers serial Negeri 5 Menara, di Jakarta Pusat, Jumat (8/3/2019).

Selain itu, kata Reka, novel Negeri 5 Menara ini juga sudah established. Sehingga, hal tersebut memudahkan pihak promosi untuk mengenalkan serial ini kepada masyarakat luas. “Kita butuh elemen yang sudah dikenal dengan mudah,” terang Reka.

Sebagai penulis, Ahmad Fuadi pun membebaskan kreativitas sutradara Reka Wijaya untuk menginterpretasikan dengan dunia yang sudah tertulis di novel best seller itu. Meskipun,terdapat benang merah dari nilai yang terkandung di dalamnya.

“Yang ingin saya jaga, adalah ruhnya. Ruhnya antara lain, yaitu tentang pesan Man Jadda Wajada, siapa yang bersungguh pasti bisa berhasil. Kedua adalah, nilai bahwa manusia harus menjadi orang yang bermanfaat. Kemudian juga nilai di mana pendidikan tidak ada batasnya, dan pesan terakhir adalah jangan pernah meremehkan impian,” terangnya.

Dirinya pun berharap, cita yang ditanamkan dalam novelnya itu bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat luas. “Bagi saya ini sebuah rasa syukur, ini sesuai dnegan niat awal, menulis untuk memberikan semangat dan kebaikan untuk banyak orang. Kalau dari buku saja, tidak semua orang membaca buku. Namun, begitu naik ke layar lebar, dan kini ke serial, akan disaksikan lebih banyak orang lagi,”” kata Ahmad Fuadi.

Serial ini akan ditayangkan lewat platform Maxstream. Rencananya, serial Negeri 5 Menara ini akan mulai tayang mulai dari awal hingga akhir Ramadan, mengikuti genre dari serial ini memang religius dan cocok dinikmati saat bulan puasa.

Selain itu, para pemain dikabarkan akan mulai syuting pada 11 atau 12 Maret 2019. Lokasi syuting akan diambil di beberapa tempat, seperti di Jakarta dan beberapa kawasan di Jawa. Berbeda dari film terdahulu, serial ini akan mengebangkan kisah dan latar tempat hingga ke London, Inggris.

Wajah Baru

Sesuai dengan misi yang ingin dicapai, serial Negeri 5 Menaraini akan menampilkan wajah-wajah baru. Seperti, Donny Damara, Jenifer Coppen, Endi Alfian, Syafira Haddad. Menurut sang sutradara, dibanding harus menarik pemain yang sudah memiliki nama besar, memilih para pemain baru justru lebih bisa menggambarkan kisah cerita yang lebih natural dan sederhana.

“Kita ingin distorsi (film ) yang sudah ada. Agar mindsetpenontonya juga berubah, dan terbangun couriusity di kalangan generasi baru. Kita cari talent yang memang masih berkecimpung dengan isu dan kegelisahan anak muda,” terang Reka.

Salah satu pemain, Jennifer Coppen (17) pun mengaku tertarik saat diajak untuk memerankan tokoh santri perempuan bernama Sarah. Meski sebelumnya ia belum mengetahui karya A Fuadi ini, Jennifer berusaha untuk mendalami perannya.

“Ini adalah kisah yang sangat inspiratif, membangun emosi dan semangat para generasi muda untuk meraih mimpi. Jadi, serial ini sangat cocok ditonton anak muda, terlebih ini adalah tontonan untuk mengisi waktu luang di bulan Ramadan,” tukasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.