Setidaknya 9.000 migran dari Honduras telah menyeberang Guatemala

oleh -394 views

Setidaknya 9.000 migran dari Honduras telah menyeberang Guatemala pada Sabtu (16/1) dalam karavan yang dimulai sehari sebelumnya dengan harapan bisa mencapai Amerika Serikat (AS) dalam hari-hari awal pemerintahan Joe Biden-Kamala Harris.

Awalnya, polisi di pos pemeriksaan yang dibangun di sepanjang jalan utama baik di Honduras dan Guatemala, meminta dokumen identitas, tapi tidak berusaha menghentikan para migran.

Pada Sabtu, tentara Guatemala meminta pernyataan yang meminta otoritas Honduras untuk menahan keberangkatan massif dari penduduknya melalui tindakan preventif yang permanen.

Para migran yang pergi dengan berjalan kaki, mengaku bersedia melakukan perjalanan ribuan kilometre melalui Guatemala dan Meksiko demi mencapai AS. Mereka ingin melarikan diri dari kemiskinan, pengangguran, gang, kekerasan narkoba, dan bencana alam di negaranya.

Karavan ini menjadi rombongan migran pertama tahun 2021 yang berasal dari Amerika Tengah, diantaranya termasuk perempuan dan pemuda. Kurang dari seminggu sebelum pelantikan Biden, para migran tampaknya berharap pemerintahan baru akan lebih bersimpati dibandingkan pemerintahan Presiden Donald Trump untuk memenuhi permohonan mereka mendapatkan kehidupan lebih baik.

Guatemala, Honduras, El Salvador, dan Meksiko telah menyatakan bahwa mereka secara kolektif melakukan langkah keamanan dan kesehatan publik karena pandemic Covid-19 untuk mencegah penyeberangan perbatasan yang tidak sah.

Para pejabat Meksiko, Kamis (14/1), menyatakan telah mendiskusikan migrasi dengan calon penasihat keamanan nasional dari Biden, Jake Sullivan, dan mengangkat kemungkinan penerapan program kerja sama untuk pembangunan Amerika Tengah bagian utara dan Meksiko selatan, sebagai respons kepada krisis ekonomi yang disebabkan oleh pandemi dan badai terbaru di kawasan.

728×90 Leaderbord

Bulan lalu, otoritas Honduras menghentikan satu karavan bahkan sebelum mencapai perbatasan Guatemala. Pada 2020, karavan lainnya dirusak oleh otoritas Guatemala sebelum mencapai Meksiko.