Sinergitas TNI AL Bersama Tim SAR Gabungan Evakuasi Crew Kapal MV. Glory Prosperity di Perairan Selat Benggala Provinsi Aceh

Nasional616 Dilihat

 

TNI AL, Sabang,- Sinergitas dan kekompakan terlihat saat Prajurit Posal Lampulo Lanal Sabang bersama Tim SAR Gabungan melaksanakan medevac/evakuasi terhadap salah satu Crew Kapal MV. Glory Prosperity yang mengalami kecelakaan kerja, di Perairan Selat Benggala, Kabupaten Aceh Besar, menggunakan KN SAR Kresna, Kamis (1/6/2023).

Kronologis kejadian, saat
korban atas nama Do Van Hong (36 tahun), Warga Negara Vietnam, Crew Kapal MV. Glory Prosperity, bendera Panama, dalam pelayaran dari Vietnam menuju Brasilia
mengalami kecelakaan kerja sehingga ibu jari tangan kanan terluka, patah dan mengalami pendarahan. Kejadian tersebut dilaporkan ke agen kapal meminta bantuan evakuasi untuk penanganan medis lebih lanjut.

Menerima informasi tersebut, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing dengan unsur terkait untuk menyusun rencana evakuasi terhadap korban. Selanjutnya Tim SAR Gabungan dengan menggunakan KN SAR Kresna 232 bergerak dari Pelabuhan Ule Lheu menuju titik medevac pada koordinat 05° 40′ 00″ N – 095° 15′ 00″ E.

Setibanya dititik medevac, Tim SAR Gabungan langsung melakukan proses medevac terhadap Crew MV. Glory Prosperity yang mengalami kecelakaan kerja. Dari hasil pemeriksaan Tim Kesehatan Karantina Banda Aceh bahwa korban mengalami cidera pada bagian alat ekstrimitas atas bagian jari sebelah kanan (ibu jempol jari bagian kanan).

Tim SAR Gabungan meninggalkan titik Medevac menuju ke Pelabuhan Ulee Lheue. Selanjutnya korban diserahkan ke pihak agen dan dievakusi menggunakan ambulance ke RSUD Zainal Abidin Banda Aceh untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Komandan Lanal Sabang Letkol Laut (P) Son Haji Hariyoko, M.Tr. Hanla., M.M., memberikan apresiasi atas langkah cepat yang diambil Tim SAR Gabungan dalam melaksanakan evakuasi terhadap korban di wilayah Perairan Banda Aceh.

Hal tersebut sesuai dengan instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) bahwa Prajurit TNI AL harus bersinergi dengan instansi TNI, Polri, Unsur Maritim, dan seluruh stake holder, serta selalu hadir ditengah-tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Tim SAR Gabungan terdiri dari Personel Kantor Kesehatan Pelabuhan (KPP) Banda Aceh, KN. SAR Kresna (Basarnas), TNI AL (Posal Lampulo), Imigrasi Banda Aceh, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Malahayati, Polsek Ule Lheue, Agen Kapal, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banda Aceh, Bea Cukai Banda Aceh, dan RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia).

(Pen Lanal Sabang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *