Tak Kenal Lelah, Satgas Bantuan Oksigen Koarmada II Siaga 24 Jam Layani Kebutuhan Darurat Masyarakat 

oleh -158 views

 

 

TNI AL. Koarmada II. Surabaya, 29 Juli 2021,Hari ke-3 dibukanya Posko Bantuan Oksigen Darurat Koarmada II yang berlokasi di Jalajaya, pelan tapi pasti jumlah masyarakat yang memanfaatkan isi ulang tabung oksigen semakin meningkat. Personel yang bertugas pun tetap semangat melayani pengisian selama 24 jam.

Seperti yang terlihat pada Kamis siang (29/7), personel dari Dislambair Koarmada II yang terlibat dalam satgas, sibuk mengisikan ulang tabung-tabung kosong milik warga dari Air Bank Oxygen yang dialirkan menggunakan booster pump. Sementara  oksigen bersumber  dari  Generator Oksigen KRI Semarang-594 , yang standby di Koarmada II menggantikan sementara waktu KRI dr.Soeharso-990 yang sedang mengirimkan bantuan oksigen ke Semarang dan wilayah Jateng lainnya.

Sertu Sulistyono salah seorang anggota satgas menuturkan, masyarakat silih berganti mendatangi posko bantuan untuk mengisi ulang tabung oksigen. “Dari pagi hari sampai jelang tengah malam cukup banyak warga yang mendatangi posko bantuan.Sebagian besar membutuhkan untuk suami,istri dan keluarga yang mengalami sesak nafas karena terpapar Covid-19 dan sedang menjalani isoman di rumah, “ tuturnya.

Sementara di tempat terpisah, Pangkoarmada II Laksda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, S.H.,M.A.P., M.Tr.(Han)  menegaskan jika posko bantuan Jalajaya akan buka selama 24 jam untuk melayani kebutuhan oksigen masyarakat secara gratis. “Sepanjang kami diperlukan, sepanjang kami ada disini. Insya Allah kami akan standby 24 jam dan kami siap. Karena ini merupakan bagian dari ibadah, “ tegas orang nomor satu di jajaran Koarmada II ini.

(Pen2)

 

 

 

Seorang Perwira TNI Angkatan Laut, bernama Lettu Laut (K) dr. Sholefudin baru saja selesai mendukung kegiatan vaksinasi masyarakat maritim, Kamis (29/07/2021) di wilayah Maba, Halmahera Timur.

Dalam perjalanan kembali dari Maba menuju tempat tugasnya di Lanal Ternate, Lettu Laut (K) dr. Sholefudin dikejutkan seorang Bapak yang berlari panik di pinggir jalan Kecamatan Wasile menghadang mobil dinas TNI Angkatan Laut yang dikemudikan Serda APM Febri Navy Haryono.

Rasa penasaran dan kaget, Lettu Laut (K) dr. Sholefudin turun dari mobil menyapa dan menanyakan, mengapa Bapak ini berlari dan mencegat mobil? Dengan panik, Bapak yang tidak sempat memperkenalkan diri menyampaikan bahwa putranya, atas nama Irfan (usia 5,7 tahun) mengalami perdarahan setelah dilaksanakan sirkumsisi (disunat). Anaknya tidak segera dibawa ke Puskesmas karena tidak ada kendaraan.

Tidak pikir Panjang, dr. Sholefudin segera melihat kondisi Irfan dan didapatkan perdarahan aktif dan wajahnya sudah pucat, sehingga dr. Sholefudin memutuskan mengevakuasi ke Puskesmas Nusa Jaya, Kecamatan Wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur yang berjarak sekitar 10 km.

 

Sesampai di Puskesmas langsung diterima dan diperiksa oleh Dokter Jaga Puskesmas dibantu Lettu Laut (K) dr. Sholefudin memutuskan dilaksanakan jahit ulang untuk menghentikan perdarahan. Sekitar 30 menit kemudian tindakan selesai dan perdarahan berhenti.

No More Posts Available.

No more pages to load.