Tidak pernah ada perpisahan yang terjadi tanpa meninggalkan luka, tidak peduli seberapa dewasa dirimu mengatasinya

oleh -423 views

Tidak pernah ada perpisahan yang terjadi tanpa meninggalkan luka, tidak peduli seberapa dewasa dirimu mengatasinya. Terkadang hal yang terlihat mudah ini menjadi sangat sulit bagi seseorang, karena hari-hari yang akan dilalui menjadi kelabu dan penuh kesedihan.

Bagi sebagian orang, mungkin kembali menjalin hubungan dengan mantan pasangan adalah hal yang harus dihindari, karena pasti hubungan yang akan terjalin setelah itu tidak akan berjalan baik. Walaupun demikian, tidak sedikit juga orang yang merajut kembali hubungan bersama mantannya.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa seseorang ingin kembali pada mantannya. Langsung saja, simak ulasan berikut ini.

Merasa Kehabisan Waktu

Kadang-kadang seseorang perlu mencapai beberapa pencapaian pribadi, transisi karir, atau status sosial dalam kurun waktu tertentu. Misalnya, seseorang yang menargetkan pernikahan dengan usia, atau dalam waktu beberapa tahun ia harus mencapai karier tertentu.

Begitu juga dalam hubungan, seseorang mungkin merasa usianya bukanlah usia yang ideal untuk melajang dan karena merasa tidak ada pilihan, maka kembali pada mantan dianggap sebagai hal yang tepat.

Belum Siap Membuka Hati

Jika dirimu baru saja putus hubungan dengan seseorang, mungkin akan sulit bagimu untuk menyembuhkan diri dari luka atau kekecewaan. Sehingga hal tersebut mungkin akan membuatmu merasa tidak nyaman saat hendak memulai hubungan baru.

Terkadang, merasa ada keterikatan dengan mantan ini bisa membuatmu menjadi sulit menerima orang baru dalam hidupmu, dan membuat orang mentok pada mantannya.

Perpisahan Memberi Perspektif Baru

Setelah putus, seseorang sebenarnya sadar bahwa bertemu pria baru akan menjadi kunci kebahagiaan. Namun sayangnya, hal itu tak semudah yang dibayangkan, bisa jadi pasca putus akan menjadi waktu di mana dirimu akan sangat merindukan mantan.

Dirimu mungkin mungkin pernah mencoba berkencan dengan orang lain dan melalui proses itu, kamu malah mendapatkan pencerahan tentang hubunganmu sebelumnya.

Prioritas yang Tidak Seimbang

Ada keinginan dan ada kebutuhan. Kebutuhan adalah item dalam daftar yang tidak dapat dikesampingkan. Sementara, keinginan adalah hal di luar kebutuhan pokok yang bersifat sekunder. Dan setelah putus, dirimu mungkin akan merasa bingung dengan prioritas ini.

Kamu akan mudah dimanipulasi oleh perasaan yang sedang kacau. Saat emosi yang tak stabil seseoramng akan mudah menganggap bahwa kembali pada mantan adalah hal yang tidak boleh dikesampingkan karena menilainya sebagai kebutuhan.

No More Posts Available.

No more pages to load.