Tim putri Bandung BJB Tandamata lagi-lagi menang dramatis di depan pendukungnya sendiri dengan mengalahkan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia

Tim putri Bandung BJB Tandamata lagi-lagi menang dramatis di depan pendukungnya sendiri dengan mengalahkan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia

Olahraga48 Dilihat

Tim putri Bandung BJB Tandamata lagi-lagi menang dramatis di depan pendukungnya sendiri dengan mengalahkan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia 3-2 (25-21, 17-25, 25-17, 19-25, 15-11) dalam lanjutan Proliga 2024, di GOR Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (9/6/2024).

Pada laga Proliga sebelumnya, Jumat (7/6/2024) lalu, Shella Bernadetha dkk menang dramatis 3-2 atas Jakarta Popsivo Polwan. Dengan kemenangan di kandangnya, BJB menghasilkan empat poin.

Pelatih BJB, Alim Suseno gembira atas hasil yang dicapai anak asuhnya ini. “Alhamdulillah bisa diberikan kemenangan,” ujarnya.

Namun, Alim kurang puas atas permainan timnya. “Secara permainan saya kurang puas, tidak seperti waktu lawan Popsivo. Banyak kesalahan sendiri,” tambah Alim.

Hal itu, katanya, mungkin karena faktor kelelahan dan takut kalah, karena faktor tuan rumah.

Sementara itu, pelatih Petrokimia, Risco Herlambang mengatakan, timnya sudah berusaha maksimal saat menghadapi BJB. “Cederanya setter kita, Ajeng memang ada pengaruhnya bagi tim,” katanya.

Hal yang sama dikatakan pemain Petrokimia, Shintia. Menurutnya, dia dan rekan-rekannya sudah berusaha semaksimal mungkin. “Namun, belum rejeki,” tutur Shintia.

Kemenangan atas Petrokimia ini makin membuka peluang lolos ke final four Proliga. Pada klasemen sementara, BJB tetap berada di posisi keempat dengan poin 14 dari sembilan laga dengan hasil lima kali menang dan empat kalah.

Jumlah kemenangan BJB sama dengan Jakarta Pertamina Enduro, yakni lima kali menang. Namun, BJB hanya mengumpulkan 14 poin, sedangkan Pertamina Enduro mendulang 16 poin dan di posisi ketiga.
Sebaliknya, dengan kekalahan ini peluang Petrokimia final four tertutup sudah. Dari sembilan laga, Petrokimia baru sekali menang dan delapan kali kalah.