Tiongkok telah melaporkan kasus pertama di dunia, manusia yang terinfeksi flu burung H10N3

oleh -240 views

Tiongkok telah melaporkan kasus pertama di dunia, manusia yang terinfeksi flu burung H10N3, yang biasanya ditemukan pada unggas. Seperti dilaporkan RT, Selasa (1/6/2021), otoritas kesehatan menyatakan risiko wabah skala besar “sangat rendah.”

Pada Selasa, Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok (NHC) mengumumkan pasien tersebut adalah seorang pria berusia 41 tahun dari Zhenjiang, satu kota di pesisir timur provinsi Jiangsu. Pria itu awalnya dirawat di rumah sakit pada 28 April setelah mengalami demam dan gejala lainnya.

“Tidak ada kasus H10N3 pada manusia yang dilaporkan di dunia, dan virus H10N3 di antara unggas adalah patogen rendah,” kata NHC, seraya menambahkan bahwa risiko penyebaran infeksi skala besar di antara populasi manusia adalah “sangat rendah.”

NHC menyatakan pria itu terinfeksi dari unggas tetapi tidak memberikan perincian tentang bagaimana itu terjadi. Kondisi pasien stabil, dan dia siap untuk dipulangkan dari rumah sakit, kata badan kesehatan itu.

H10N3 adalah subtipe dari virus avian influenza, yang mematikan bagi burung dan unggas liar. Virus ini dapat menyebar melalui udara di antara hewan melalui pernapasan seperti flu biasa.

Ada beberapa jenis flu burung dengan berbagai jenis penularan yang menyebabkan wabah sporadis dan biasanya menyerang pekerja unggas.

Infeksi utama pada manusia oleh virus unggas di Tiongkok terakhir kali diamati selama wabah galur H7N9 pada tahun 2013 dan 2016-17. Menurut Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO), 616 orang telah meninggal karena H7N9 sejak awal 2013.

No More Posts Available.

No more pages to load.