Tugu Latsitarda Simpang Lima Laing Diresmikan, Tanda Berakhirnya Latsitardanus Ke XLIII Di Kota Solok

Daerah657 Dilihat

 

Tugu Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XLIII di Kota Solok, Sumatera Barat, resmi diluncurkan Selasa (06/06/2023). Peresmiannya dihadiri oleh Walikota Solok H. Zul Efian Umar, S.H., M.Si., Dt Tianso, Kopolres Solok Kota, AKBP Ahmad Fadilan, Dandim 0309/Solok, diwakili Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kapten Inf P. Simanjorang dan tamu undangan lainnya.

Peresmian Tugu Latsitarda di simpang Simpang Lima Kel. Laing Kecamatan Tanjung Harapan Kota Solok menandakan akan berakhirnya kegiatan Latsitardanus di Kota Solok. Selain itu, tugu ini sebagai tanda keberadaan ratusan calon perwira ketika di Kota Solok.

Sebanyak 309 personel dari Akmil, AAL, AAU, Akpol, IPDN, dan sejumlah perwakilan mahasiswa di Kota Solok diterjunkan untuk mengikuti kegiatan latihan integrasi sebelum mereka lulus.

Dandim 0309/Solok, Letkol Arm Hendrik Setiawan S.E., melalui Pasiter Kapten Inf P. Simanjorang mengatakan bahwa keberadaan ratusan calon perwira di Kota Solok ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Mereka banyak membantu masyarakat dalam bidang infrastruktur maupun noninfrastruktur, seperti membangun Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) diKecamatan Lubuk Sikarah dan Kecamatan Tanjung Harapan Kota Solok, dan pembersihan jalan serta infrastuktur lainnya.

Lanjut Pasiter mengatakan bahwa keberadaan tugu tersebut sarat makna. Tugu ini menjadi pengingat bahwa mereka pernah bersosialisasi dengan masyarakat Kota Solok.

“Nantinya, ratusan calon perwira ini bakal kembali ke satuannya masing-masing. Ini sebagai memori, mudah-mudahan dikenang oleh mereka, karena 10 atau 20 tahun nanti lagi mungkin mereka sudah ada yang menjadi jenderal dan bisa mengingat kembali bahwa mereka pernah berinteraksi dengan saudara-saudaranya di Kota Solok,” kata Kapten P. simanjorang.

Sebelumnya, ratusan calon perwira dari sejumlah kesatuan itu diterjunkan ke Kota Solok. Mereka tersebar di dua kecamatan. Ratusan calon perwira ini membaur bersama masyarakat untuk ikut mengembangkan pembangunan fisik dan nonfisik, mulai pembangunan RTLH, jalan, edukasi dan penyuluhan.

“Mudah-mudahan kedatangan mereka bisa membawa angin segar, membawa dampak positif kepada para pemuda dan pemudi. Ini untuk mengaplikasikan apa yang sudah mereka dapatkan dalam pendidikan akademi selama empat tahun karena Juli nanti mereka akan dilantik menjadi perwira,” pungkas Kapten Simanjorang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *