Tunggal putri Indonesia, Ester Nurumi Tri Wardoyo, mengakui dirinya sempat diingatkan pelatih Indra Widjaja sebelum kemudian menang dan melaju ke 16 besar Malaysia Masters

Tunggal putri Indonesia, Ester Nurumi Tri Wardoyo, mengakui dirinya sempat diingatkan pelatih Indra Widjaja sebelum kemudian menang dan melaju ke 16 besar Malaysia Masters

Olahraga70 Dilihat

Tunggal putri Indonesia, Ester Nurumi Tri Wardoyo, mengakui dirinya sempat diingatkan pelatih Indra Widjaja sebelum kemudian menang dan melaju ke 16 besar Malaysia Masters, Rabu (22/5/2024).

Bermain di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, adik kandung Chico Aura Dwi Wardoyo ini menang atas Sung Shuo Yun dari Taiwan, 21-12 dan dan 21-15. Ester menang dalam waktu 34 menit.

Pada babak 16 besar, tunggal putri peringkat 37 ini akan bertemu Pornpawee Chochuwong. Pemain Thailand ini lolos ke babak kedua setelah menundukkan Huang Yu Hsun dari Taiwan, 21-18 dan 21-16.

“Saya senang dengan kemenangan ini. Saya bisa melangkah ke babak kedua. Dari awal saya memang termotivasi untuk berprestasi lebih baik dibanding saat main di Thailand Open pekan lalu,” kata Ester.

Menurutnya, pada gim pertama pola permainannya sudah berjalan lancar. Namun, pada gim kedua, dia banyak memukul shuttlecock keluar pada awalnya.

“Ini karena saya lupa dengan arah angin. Namun, setelah diingatkan coach Indra saya bisa mengurangi kesalahan dan bisa menang,” ujar pebulu tangkis berusia 19 tahun ini.

Menghadapi Pornpawee, Ester mengaku akan melihat rekaman video pertandingan lawan juga berdiskusi dengan pelatih. “Saya ingin tampil maksimal dan tidak memikirkan soal kalah dan menang,” katanya.

Sementara tunggal putra Shesar Hiren Rhustavito gagal melaju ke putaran selanjutnya lantaran kalah saat bertemu unggulan kedua Anders Antonsen. Shesar kalah melawan wakil Denmark itu, 21-12, 9-21, serta 17-21.

“Bersyukur bisa bermain dengan maksimal. Ini pertandingan yang begitu ketat, terutama di gim ketiga. Namun, yang namanya pertandingan ada kalah dan menang. Apalagi saya lama sekali saya tidak mengikuti pertandingan sekelas ini,” ujar Vito, panggilan Shesar.

Menurut Vito, hasil ini tetap bagus buat dia untuk ke depannya. Namun, persiapannya harus lebih bagus.

“Tadi pada gim ketiga saya ketinggalan paling dua poin. Selalu kejar-mengejar poin. Saat kedudukan ketinggalan 16-17, saat menyerang, saya malah membuat kesalahan sendiri. Ini sangat merugikan, apalagi pada gim penentuan,” ungkapnya.