Uni Eropa (UE) membantah memblokir pengiriman 3,1 juta dosis vaksin Covid-19 Astrazeneca ke Australia

oleh -522 views

Uni Eropa (UE) pada Selasa (6/4) membantah memblokir pengiriman 3,1 juta dosis vaksin Covid-19 Astrazeneca ke Australia. Bantahan dilontarkan ketika Eropa meningkatkan pengawasan ekspor vaksin untuk mengatasi kekurangan pasokan.

Sumber pemerintah Australia menyatakan kepada Reuters bahwa UE telah memblokir 3,1 juta dosis vaksin dan negara itu memiliki sedikit harapan untuk mendapatkan sisa 400.000 dosis yang telah dijanjikan tepat waktu.

Sengketa tersebut menggarisbawahi kekurangan besar dari vaksin Astrazeneca di seluruh UE dan memperumit kampanye inokulasi Australia, yang lebih dari 80% di belakang jadwal aslinya.

Sengketa tersebut menggarisbawahi kekurangan besar dari vaksin Astrazeneca di seluruh UE dan memperumit kampanye inokulasi Australia, yang lebih dari 80% di belakang jadwal aslinya.

“Kami tidak dapat memastikan keputusan baru untuk memblokir ekspor vaksin ke Australia atau ke negara lain,” kata juru bicara Komisi Eropa pada konferensi pers.

Seorang juru bicara Komisi mengatakan blok Eropa hanya menolak satu dari 491 permintaan ekspor vaksin Covid-19 sejak meningkatkan transparansi ekspor pada akhir Januari. Tetapi Eropa menambahkan bahwa tujuh permintaan saat ini sedang ditinjau. Oleh karena itu, pengiriman ditunda sampai keputusan dibuat.

Dia menolak mengatakan apakah pengiriman baru ke Australia termasuk di antara yang ditinjau. Namun seorang pejabat UE mengatakan tidak ada permintaan ekspor ke Australia yang sedang ditinjau.

“Satu-satunya permintaan yang ditolak dari hampir 500 yang diterima sejauh ini adalah pengiriman 250.000 dosis ke Australia pada bulan Maret. Dari 30 Januari hingga 24 Maret, UE mengekspor 1 juta dosis ke Australia,” kata Komisi dalam siaran pers.

No More Posts Available.

No more pages to load.