UNSUR KRI SATLINLAMIL 2 LATIHAN PERAN ANTI SERANGAN UDARA

oleh -115 Dilihat

 

Jakarta, 8 Januari 2022,Unsur – unsur KRI Satuan Lintas Laut Militer 2 melaksanakan latihan prosedur komunikasi taktis dan peran tempur bahaya udara di Dermaga Ujung, Surabaya, baru – baru ini.

Komandan Satlinlamil 2 Kolonel Laut (P) Muhammad Nizarudin di Surabaya, mengatakan bahwa latihan tersebut melibatkan KRI Teluk Bintuni-520, KRI Teluk Youtefa-522 dan KRI Teluk Parigi-539.

Dansatlinlamil 2 menegaskan kepada Komandan KRI jajaran Satlinlamil 2 agar senantiasa melaksanakan berbagai macam latihan peran tempur untuk mempertahankan dan meningkatkan naluri tempur prajuritnya.

Dijelaskannya, latihan prosedur komunikasi taktis sesuai Buku Induk Manuver Armada (BIMA-03) dan peran tempur bahaya udara ini merupakan latihan mingguan unsur Satlinlamil 2 selama berada di pangkalan Surabaya.

Dalam latihan tersebut, KRI Teluk Bintuni-520 berperan sebagai kapal pengendali dan pengawas radar serta komando untuk KRI lainnya. Kerja sama taktis antar KRI ini dilakukan untuk menyusun gambaran situasi udara seaktual mungkin, sehingga dapat diambil tindakan yang diperlukan dalam waktu yang memadai.

Dikatakan bahwa latihan prosedur komunikasi taktis dan peran sergapan serangan udara dimaksudkan untuk menghadapi serangan udara dari pesawat musuh. KRI Teluk Youtefa-522 dan KRI Teluk Parigi-539 disimulasikan melaksanakan pertahanan udara. Latihan peran tempur bahaya udara ini dilakukan hingga tingkat akuisisi target dengan radar dan meriam.

“Tujuannya untuk melatih kesiapsiagaan pengawak kapal perang dalam menghadapi serangan udara yang bersifat cepat dan menentukan,” ujarnya.

Panglima Kolinlamil Laksda TNI Erwin S Aldedharma yang memberikan keterangan terpisah menyampaikan bahwa kerja sama taktis dan latihan tempur tersebut penting dilakukan oleh unsur – unsur KRI Kolinlamil secara terjadwal dan kontinu, agar dapat terus mempertahankan kesiapan operasi dalam mendukung tugas-tugas Kolinlamil dan TNI AL. (Dispen Kolinlamil)

No More Posts Available.

No more pages to load.