Wadan Kodiklat TNI AL Hadiri Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2021 di Monumen Tugu Pahlawan Surabaya

oleh -170 views

 

Kodiklatal Surabaya, 10 November 2021, Wakil Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI AL (Wadan Kodiklatal) Laksamana Muda TNI Agus Hariadi mewakili Komandan Kodiklatal menghadiri upacara peringatan Hari Pahlawan Tahun 2021 di Monumen Tugu Pahlawan Surabaya. Peringatan upacara Hari Pahlawan Tahun 2021 tersebut dipimpin langsung Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, Selasa, (10/11/2021).

Selain Wadan Kodiklatal hadir dalam acara tersebut para pejabat sipil dan militer wilayah Gartap III Surabaya antara lain Wakil Gub Jatim, Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, Komandan STTAL, Komandan Pasmar 2 Surabaya dan Kas Koarmada II.

Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya menyampaikan bahwa setiap tanggal 10 November kita seluruh bangsa Indonesia memperingati hari pahlawan mengenang para pendahulu kita pendiri republik yang dengan segenap pemikiran tindakan dan aksi perjuangan kolektif yang mereka lakukan sehingga kita pada saat ini dapat hadir disini sebagai bangsa yang merdeka bangsa yang sederajat dengan bangsa lain di dalam pergaulan internasional.

Kita harus menyadari bahwa proklamasi kemerdekaan sebagai jembatan emas bagi terwujudnya Indonesia yang merdeka bersatu berdaulat adil dan makmur, hari pahlawan yang kita peringati saat ini didasarkan oleh sebuah peristiwa pertempuran kolosal dan salah satu pertempuran terhebat dalam riwayat sejarah dekolonisasi dunia yakni peristiwa pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, di mana segenap rakyat Indonesia dari berbagai ras suku agama ideologi dan berbagai bentuk partikularisme golongan bersama-sama melebur menjadi satu untuk berikrar bergerak dan menyerahkan hidupnya untuk membela kemerdekaan Indonesia.

Dari para arek-arek Jawa Timur pada waktu itu baik dari kalangan pemimpin sampai dengan rakyat jelata yang dengan keberanian dan kekuatan karakter mereka telah membukakan mata dunia bahwa kemerdekaan yang merupakan rahmat Allah Subhanahu Wa ta’ala, Tuhan yang maha kuasa dan diproklamirkan oleh Bung Karno dan Bung Hatta pada tanggal 17 Agustus 1945 akan dipertahankan oleh rakyat Jawa Timur dengan memberikan apapun yang dapat mereka berikan termasuk nyawa mereka.

Menurutnya bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya demikian presiden pertama kita Ir. Soekarno pernah mengingatkan kepada kita semua dengan mengenang peristiwa 10 November kita mengenang aksi kepahlawanan yang dilakukan oleh Gubernur Suryo sebagai Gubernur pertama provinsi Jawa Timur bahwa kemerdekaan harus dipertahankan termasuk Jawa Timur harus dijaga dan dipertahankan.

Peristiwa 10 November adalah mengenai kepahlawanan Bung Tomo yang dengan seruan-seruan penuh semangat di RRI Surabaya membakar semangat keberanian dan rela berkorban bagi seluruh anak bangsa di Surabaya dan Jawa Timur untuk menjaga kedaulatan negara kesatuan republik Indonesia terhadap ancaman pihak sekutu.

No More Posts Available.

No more pages to load.