Yudhi Pramono mengklarifikasi beredarnya surat yang berisi penunjukkan penyedia barang/jasa bahwa surat itu merupakan hoaks

oleh -153 Dilihat

Plt Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Yudhi Pramono mengklarifikasi beredarnya surat yang berisi penunjukkan penyedia barang/jasa. Yudhi menegaskan surat itu merupakan hoaks.

“Kami sampaikan bahwa surat tersebut adalah surat hoaks yang bukan ditandatangani oleh Dirjen P2P,” tegas Yudhi, melalui keterangan pers yang diterima.

Surat hoaks yang beredar tersebut bernomor KN.01.07/I/3849/2021 dengan isi berupa penunjukkan penyedia barang alat pelindung diri (APD) kepada PT. Kurnia Astasurya yang beralamat di Jl. Cibaligo nomor 145 B, Cimahi, Bandung. Tertulis nominal penawaran sebesar Rp. 13,5 miliar.

Dikatakan Yudhi, setelah dilakukan penelitian terhadap surat tersebut, dapat disimpulkan bahwa surat itu tidak berasal dari Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.

Surat hoaksbernomor KN.01.07/I/3849/2021 dengan tanggal 7 Januari 2022, terdapat perbedaan tahun pada penomoran dan tanggal surat. Penomoran terakhir pada surat yang ditandatangani oleh Dirjen P2P terdata pada nomor 3634, sehingga nomor 3849 tidak ada pada penomoran surat. Selanjutnya kode KN.01.07 tidak ada di kode klasifikasi Kementerian Kesehatan.

Demikian Yudhi mengimbau kepada para pelaku usaha dan masyarakat untuk mewaspadai peredaran surat hoaks serta meminta semua pihak untuk segera melapor ke Kemenkes apabila menemukan surat palsu mengatasnamakan Kementerian Kesehatan.

No More Posts Available.

No more pages to load.