Zlatan Ibrahimovic membantah dia melakukan pelecehan rasial terhadap Romelu Lukaku

oleh -777 views

Zlatan Ibrahimovic membantah dia melakukan pelecehan rasial terhadap Romelu Lukaku. Sumber di Milan menyebut kata”voodoo” yang diarahkan Ibra kepada Lukaku merujuk pada insiden spesifik dari masa-masa penyerang asal Belgia itu di Everton.

Mantan rekan setim Manchester United bentrok sengit di perempat final Piala Italia Rabu (26/1/2021) malam atau Kamis dini hari WIB ini. Dalam partai ini membuat Inter mengalahkan Milan 2-1.

Sepertinya Lukaku mengundang Ibrahimovic untuk bertemu dengannya di luar nanti, Ibrahimovic tertawa dan berkata: “Oke, telepon ibumu.”

Hal ini membuat orang Belgia itu marah, lalu Ibrahimovic berkata, “Lakukan voodoo sialanmu.”

Ini telah dibaca sebagai frase rasis, tetapi Sky Sport Italia mengatakan perwakilan dari Milan meyakinkan Ibrahimovic membantah penghinaan rasis kepada Lukaku.

Diyakini Ibrahimovic merujuk kutipan dari pemegang saham utama Everton Farhad Moshiri, yang mengatakan pada Januari 2018 bahwa Lukaku telah menolak kontrak baru karena “pesan voodoo”.

“Kami menawarinya kesepakatan yang lebih baik daripada Chelsea dan agennya datang ke Finch Farm untuk menandatangani kontrak,” kata Moshiri tiga tahun lalu.

“Robert [Elstone, kepala eksekutif Everton] ada di sana, semuanya sudah siap, ada beberapa reporter di luar, lalu dalam pertemuan itu Rom (Romelu Lukaku) menelepon ibunya,” ungkap Moshiri.

“Dia bilang dia sedang berziarah di Afrika atau di suatu tempat dan dia punya voodoo dan dia mendapat pesan bahwa dia harus pergi ke Chelsea.”

Lukaku membantah cerita ini, dan memang akhirnya bergabung dengan Manchester United daripada Chelsea.

Pemain internasional Belgia mengancam akan menuntut Moshiri atas klaim tersebut.

“Keputusan Romelu tidak ada hubungannya dengan voodoo. Dia menjauhkan diri dari keyakinan ini dan pernyataan ini dan sekarang akan melihat langkah-langkah hukum apa yang dapat diambil terkait dengan mereka, ” kata seorang perwakilan Lukaku kepada BBC Sport.

“Romelu pemeluk Katolik yang taat dan voodoo bukan bagian dari hidup atau kepercayaannya. Dia sama sekali tidak percaya pada Everton dan tidak percaya pada proyek Tuan Moshiri. Itu sebabnya dia tidak mau menandatangani dengan syarat apapun. Dia ingin mengambil langkah selanjutnya dalam kariernya dan ingin pergi agar aman. ”

Ceritanya memang menjadi berita utama, dan ternyata Ibrahimovic menyimpannya untuk digunakan sebagai penghinaan yang dia tahu akan membuat marah sang striker. Ibrahimovic mendapat kartu kuning akinat kejadian ini. Dia kemudian diusir wasit setelah mendapat kartu kuning kedua setelah melanggar Aleksandar Kolarov.

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.